NADIKABAR.COM — Eropa memasuki musim dingin dengan kondisi lebih rentan dibandingkan biasanya akibat cadangan gas di fasilitas penyimpanan bawah tanah yang berada pada level terendah dalam 15 tahun terakhir, kata CEO Equinor Anders Opedal, Senin (2/11).

"Tingkat penyimpanan gas di Eropa merupakan yang terendah dalam 15 tahun terakhir. Artinya, Eropa memasuki musim dingin dengan tingkat kerentanan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan biasanya, terutama jika terjadi cuaca ekstrem," kata Opedal dalam konferensi Adipec.

Berdasarkan data Gas Infrastructure Europe yang ditelaah RIA Novosti, tingkat pengisian fasilitas penyimpanan gas bawah tanah di Eropa hanya mencapai 74,68 persen pada akhir Oktober.