NADIKABAR.COM — Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah. Sebanyak delapan bandara ditutup akibat sebaran abu vulkanik.

Di tengah situasi tersebut, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka disiapkan sebagai salah satu alternatif bagi pesawat yang tidak dapat mendarat maupun terbang dari sejumlah bandara terdampak.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Kertajati siap menerima pengalihan penerbangan. Ia bahkan meminta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun langsung ke bandara untuk membantu para penumpang yang terdampak perubahan operasional penerbangan tersebut.

Tak hanya memastikan pelayanan berjalan, Dedi meminta kebutuhan dasar penumpang turut diperhatikan, terutama bagi bayi dan orang tua.