NADIKABAR.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk memitigasi tantangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi El Nino.
“Kami selalu bekerja sama dengan Pemda dalam rangka memitigasi kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, dipantau dari kanal resmi Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin.
Laode menjelaskan, antrean panjang pembelian BBM yang terjadi di sejumlah daerah bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM, melainkan oleh kondisi El Nino.
Sungai yang menjadi surut dan mengering akibat fenomena El Nino lantas memengaruhi distribusi BBM yang biasanya menggunakan kapal-kapal. Sebagai gantinya, distribusi BBM lantas dipasok menggunakan truk tangki.