Ia mengatakan jarak yang ditempuh jadi semakin jauh lantaran kerusakan eskalator tersebut. Jidan mengaku jalan yang ditempuh jadi tiga kali lipat jauhnya.
"Jelas makin jauh, malah jadi tiga kali lipat (jaraknya). Kalau eskalator kan kita langsung ke atas, karena eskalatornya mati sekarang kita jalan menanjak itu, terus memutar tiga kali, jadi jauh banget kan. Tiga kali muternya tiga kali lipat jadinya," lanjutnya.
Eskalator mati juga mengakibatkan warga semakin kelelahan. Karena harus menempuh jalan menanjak dan melewati lorong skybridge Bojonggede yang cukup jauh.
"Iya ini capek banget, atuh kan kita jadi muter-muter jalannya, tadinya kan naik eskalator, baru jalan kaki lewat skybridge ke terminal," kata Ana (45).