Haqika menyebut, warga sangat dirugikan karena matinya eskalator skybridge. Ia bahkan beberapakali melihat orangtua dan ibu hamil kesusahan karena eskalator mati.

"Kerugiannya warga jadi capek karna harus jalan menanjak, dan banyak orang yang pindah pintu keluar yang seharusnya di skybridge, jadi dijalan pintu keluar gaperi," kata Haqika.

"Yang saya lihat di jam saya pulang kerja jam 4 sore, ada lansia yang dengkulnya nggak kuat buat nanjak lebih lama, dan ada juga ibu hamil yang ngeluh karna tanjakan tersebut bikin sesak," imbuhnya.