"Laut Hitam, Selat Hormuz, dan Selat Bab el-Mandeb adalah tiga titik krusial jalur pelayaran yang jika terganggu, dampaknya akan meluas jauh melampaui kawasan tersebut," katanya.

Menurut Bloomberg, saat ini operasi tersebut terutama mengandalkan tiga kapal dari Italia dan Yunani, dengan dukungan sesekali dari negara-negara anggota EU lainnya.

Namun, sejauh ini negara-negara EU menunjukkan minat yang minim untuk menambah jumlah kapal yang terlibat ataupun mengubah tujuan misi tersebut.