"Ini cerita yang aku tulis bukan hanya cerita cinta yang happy moment saja, tapi juga ada rapuhnya, sakitnya," tuturnya.
Miss Planet International Ambassador itu menegaskan keunikan bukunya terletak pada pesan orisinalitas classic love story yang mulai terkikis oleh zaman.
"Orang berpikir cinta itu yang enak-enak saja, tapi pada saat kita rapuh, pasangan kita bisa tetap tinggal nggak? Itu perbedaannya. Cerita ini memotret kisah cinta klasik yang sebenarnya sudah terjadi di masa lalu, tapi kita lupa mempraktekkan di zaman sekarang," katanya.
Meski berstatus novel fiksi dengan total 39 bab, Eufrasia Vieira mengaku banyak adegan di dalamnya yang terinspirasi dari realita kehidupan. Termasuk sosok sang suami dan curahan hati orang-orang di sekitarnya.