Kondisi tersebut membuat pemetaan kebutuhan tenaga kerja dan kompetensi lulusan semakin penting. Pemetaan ini diperlukan untuk mengukur kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Selain itu, pemetaan membantu mengidentifikasi kompetensi yang perlu diperkuat dan ketimpangan jumlah lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja.
Wamendiktisaintek menekankan bahwa pemetaan tersebut perlu melibatkan perguruan tinggi dan memanfaatkan struktur yang sudah tersedia agar pengumpulan data dapat dilakukan secara lebih efisien.
Sebagai salah satu langkah yang dapat dilakukan, Wamen Stella mengusulkan penyusunan survei dengan pertanyaan seragam untuk memetakan kondisi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Penyusunan survei tersebut dapat mempertimbangkan masukan dari studi-studi yang telah dilakukan, sehingga pemetaan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
"Tujuan jangka pendek kita adalah membuat satu survei yang seragam untuk seluruh perguruan tinggi untuk memetakan kondisi SDM. Pertanyaan-pertanyaannya bisa disusun oleh kementerian dengan masukan dari studi-studi yang sudah dilakukan. Dengan pertanyaan yang seragam, kita bisa memetakan kondisi SDM kita saat ini," tutur Stella Christie.