NADIKABAR.COM — Everton dijual, saham mayoritas akan dilepas. Harganya ditaksir mulai dari Rp 8 triliun!
Dirangkum dari media-media Inggris, perusahaan investasi asal Amerika Serikat The Friedkin Group (TFG) selaku pemilik Everton mempertimbangkan untuk menjual klub. Padahal, TFG baru membeli Everton dua tahun lalu dari pengusaha Inggris-Iran, Farhad Moshiri.
TFG mengakuisisi 94% saham milik Farhad Moshiri pada Desember 2024. Mereka mampu menstabilkan keuangan Everton melalui restrukturisasi utang serta menarik investor minoritas, termasuk Jason Kidd dan Christopher Sarofim.
"Saat TFG mengambil alih pengelolaan Everton, klub menghadapi ketidakpastian finansial yang signifikan serta berbagai tantangan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Prioritas utamanya adalah menghadirkan stabilitas, investasi, dan dukungan yang diperlukan demi menjamin masa depan klub, termasuk membantu merampungkan pembangunan stadion yang telah lama dijanjikan," tulis pernyataan klub.
"Dengan fondasi yang kini telah kokoh terbentuk, inilah saat yang tepat untuk mempertimbangkan babak selanjutnya bagi Everton. Kami hanya akan menanggapi minat dari pihak-pihak yang kami yakini sepenuhnya sebagai pengelola yang tepat untuk membawa klub ini melangkah maju dan mengembangkan momentum yang telah tercipta,"
"Selama proses ini berlangsung, fokus TFG tetap tidak berubah. Kami akan mendukung klub dengan segala cara yang diperlukan untuk meraih kesuksesan di lapangan serta terus berupaya memberikan dampak positif bagi komunitas yang dilayani oleh klub," tutupnya.
Ditaksir, harga untuk membeli Everton mulai dari 360 juta pounds atau setara Rp 8 triliun. Nilai tertinggi ditaksir mencapai 450 juta Pounds atau setara Rp 10,6 triliun.
TFG tidak akan memberikan komentar apapun selama proses penjualan.