Sementara itu, hasil exit poll yang dirilis tiga televisi utama Israel itu juga memproyeksikan bahwa partai-partai Arab, yang bisa menjadi pemecah kebuntuan politik, meraup total 18 kursi parlemen.
Dalam laporannya, Channel 13 memproyeksikan bahwa Partai Likud yang menaungi Netanyahu akan tetap menjadi partai terbesar di parlemen dengan 27 kursi, diikuti oleh Partai Yashar pimpinan Eisenkot dengan 23 kursi, kemudian aliansi oposisi lainnya yang dipimpin mantan PM Naftali Bennett meraup 13 kursi.
Dua partai Arab dalam politik Israel, Joint List diproyeksikan meraih 11 kursi dan United Arab List atau Ra'am diproyeksikan meraih tujuh kursi. Jika digabung, maka kubu partai-partai Arab akan meraup total 18 kursi parlemen.
Proyeksi terbaru untuk pemilu Israel ini menghapus keunggulan awal kubu oposisi yang dipimpin Eisenkot atas koalisi Netanyahu. Sebelumnya, Channel 13 memproyeksikan kubu oposisi meraup total 53 kursi, sedangkan koalisi Netanyahu meraup 50 kursi, dan partai-partai Arab meraup 17 kursi.