NADIKABAR.COM — Fabián Ruiz layak disebut sebagai jimat Timnas Spanyol. Gelandang Paris Saint-Germain itu sudah 52 kali tampil bersama La Roja tanpa pernah merasakan kekalahan.
Rangkaian luar biasa tersebut terus berlanjut setelah Spanyol mengalahkan Kroasia 4-1 di Sevilla pada 29 September 2026. Fabián tampil sebagai starter dan bermain hingga menit ke-57. Dengan demikian, catatan tak terkalahkannya bertambah menjadi 52 pertandingan.
Dari 52 pertandingan tersebut, Fabián mencatatkan 37 kemenangan dan 15 hasil imbang. Tidak ada kekalahan yang dialami oleh Tim Matador ketika dia bermain di lapangan.
Catatan tersebut semakin menarik karena dalam rentang waktu yang sama Spanyol tetap beberapa kali mengalami kekalahan. Fabián selalu tidak berada di lapangan ketika La Roja tumbang.
Sejak Fabián menjalani debut pada 7 Juni 2019 dalam kemenangan 4-1 atas Kepulauan Faroe, Spanyol sudah mengalami kekalahan dari Ukraina, Swedia, Prancis, Swiss, Jepang, Skotlandia, dan Kolombia. Tapi, sekali lagi, Fabián absen dalam seluruh kekalahan tersebut.
Dalam kekalahan 0-2 dari Skotlandia pada Kualifikasi Euro 2024 dan 0-1 dari Kolombia dalam laga persahabatan pada Maret 2024, Fabián memang masuk skuad. Tapi dia hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan.
Ada pula satu catatan khusus. Spanyol kalah dari Portugal melalui adu penalti pada final UEFA Nations League 2024/2025. Tapi dalam catatan pertandingan resmi, laga tersebut dihitung sebagai hasil imbang karena skor masih 2-2 setelah 120 menit dan pemenang ditentukan melalui adu penalti.
Rangkaian 52 pertandingan Fabián bukan sekadar angka. Periode tersebut beriringan dengan salah satu era tersukses dalam sejarah terbaru Timnas Spanyol. Fabián menjadi bagian dari skuad yang menjuarai UEFA Nations League 2023, Euro 2024, dan Piala Dunia 2026.
Pada Piala Dunia 2026, Fabián tampil dalam delapan pertandingan Spanyol. Ia mencetak gol dalam kemenangan atas Belgia pada perempatfinal dan kemudian menjadi bagian dari tim yang mengalahkan Argentina 1-0 pada final untuk merebut trofi Piala Dunia.
Bahkan sebelum mengangkat trofi Piala Dunia, Fabián sudah memiliki catatan impresif. RFEF mencatat bahwa pada final Piala Dunia melawan Argentina, ia mencapai penampilan ke-50 bersama Spanyol dengan catatan 35 kemenangan dan 15 hasil imbang. Setelah tampil melawan Kroasia, catatan itu bertambah menjadi 52 laga.
Rangkaian tersebut membuat Fabián semakin dekat dengan rekor Carlos Marchena. Mantan pemain Spanyol itu memegang catatan 57 pertandingan tanpa kekalahan dalam karier internasionalnya. Artinya, Fabián kini hanya berjarak lima pertandingan lagi untuk menyamai rekor Marchena.
Di level klub, Fabián juga menjalani periode yang sangat sukses bersama Paris Saint-Germain. Ia turut meraih dua gelar Liga Champions bersama klub Prancis tersebut.