Ia mengaku mulai menyadari dampak komentar netizen terhadap Sara ketika program Diary Misteri Sara atau DMS memasuki musim keduanya. Menurut Fadi, saat itu Sara sempat merasa stres dengan komentar netizen.
"Gue mulai ngeh-nya waktu DMS (Diary Misteri Sara) jalan ke-2 tahun apa berapa gitu, kayak, 'Oh, Mbak tuh lagi stres gara-gara komentar netizen, bikin angle-angle segala macam,'" ujarnya.
Seiring waktu, Fadi menyebut Sara dan Demian akhirnya terbiasa menghadapi berbagai isu yang beredar. Ia pun mengaku dahulu kerap menanyakan langsung ketika mendengar kabar miring mengenai keduanya.
"Awalnya dulu tanya, cuman kan dijelasin sama Mbak sama Pak Dem juga kan. 'Ah itu mah biasa, Wa,' kayak gitu. Jadi ya lama-lama ya udah kebal," kata Fadi.
Namun, ia menyebut komentar negatif terkadang tetap berdampak kepada Sara. Dalam kondisi tersebut, Fadi mengaku hanya bisa memberikan dukungan dan mengajak Sara melakukan aktivitas sederhana untuk mengalihkan pikirannya.
"Cuma sometimes, lo paham kan cewek ada waktu di mana mood-nya lagi gak bagus, jadi kadang-kadang serangan buzzer itu tuh kena ke Mbak gitu. Ya udah, akhirnya ya Pak Dem kan selalu nyabarin Mbak. Ya gue kalau ketemu sama Mbak ya, 'Udahlah Mbak, sabar'. 'Ya udah kita makan apa kek', segala macam, kayak gitu," pungkasnya.