Kondisi tersebut membuat keduanya harus kembali membangun ritme sebelum menjalani tiga turnamen beruntun, yakni Super 750 Denmark Open, Super 750 French Open, dan Super 500 Hylo Open.
Tur Eropa sekaligus menjadi kesempatan Fadia/Tiwi memperbaiki hasil setelah penampilan mereka pada Japan Open dan China Open pada Juli belum memenuhi harapan.
Pada China Open, Fadia/Tiwi langsung tersingkir pada babak pertama setelah kalah 16-21, 4-21 dari Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto asal Jepang. Seusai pertandingan tersebut, Fadia mengakui ekspektasi yang terlalu tinggi justru membuat permainan mereka tidak berkembang.
"Harapannya dari kami berdua setelah sebelumnya di Jepang dan China hasilnya bisa dibilang tidak bagus. Kami ingin memberikan permainan terbaik di tur Eropa ini dan bisa mendapatkan poin sebanyak-banyaknya untuk persiapan tahun depan menuju race to Olympics," ujar Fadia.