NADIKABAR.COM — Menteri Kebudayaan Fadli Zon sekaligus Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau KNIU mengatakan bahwa KNIU memiliki tiga agenda prioritas dalam satu tahun ke depan.
"Pertama, pemetaan seluruh program UNESCO di Indonesia, mencakup World Heritage, Memory of the World, Global Geoparks, Biosphere Reverse, dan berbagai program serta jaringan UNESCO lainnya," kata Fadli dalam keterangan yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Kedua, kata dia, penguatan diplomasi Indonesia di UNESCO melalui peningkatan koordinasi posisi Indonesia dalam berbagai sidang UNESCO, dukungan terhadap pencalonan Indonesia pada beberapa badan antarpemerintah UNESCO, serta peningkatan kontribusi Indonesia dalam agenda global UNESCO.