Fadona juga menyebut hasil Asian Games sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi tim, terutama setelah menghadapi Jepang di partai final. Menurut dia, Indonesia masiih perlu meningkatkan kemampuan fisik untuk menghadapi persaingan di level internasional.
"Banyak. Karena di final kemarin kita melawan tuan rumah. Dari segi suporter maupun fisik, saya merasa kondisi kita masih jauh dibandingkan Jepang. Jadi, kita harus meningkatkan lagi kemampuan kita. Besok di Kuwait kita juga akan bertemu Jepang. Jadi, kurang lebih kita sudah tahu cara bermain mereka seperti apa," kata Fadona.
Sementara itu, Fitri Sabatini menilai peta persaingan di kualifikasi Piala Dunia Padel tidak akan jauh berbeda dari Asian Games. Sejumlah negara yang berpotensi menjadi pesaing Indonesia sebelumnya sudah pernah mereka hadapi, sehingga pengalaman tersebut diharapkan membantu tim mempersiapkan strategi.
"Gambarannya mungkin hampir sama seperti di Asian Games. Lawan-lawannya juga sudah pernah kita temui di Asian Games kemarin. Mudah-mudahan besok di Kuwait kita bertemu mereka lagi dan semuanya berjalan lancar," tutur Fitri.