Fajar/Fikri bermain dengan cukup mudah pada gim pertama, hingga bisa menuntaskan persaingan hanya dalam 16 menit.

Namun tantangan justru muncul pada gim kedua, di mana duo Indonesia sempat tertinggal setelah interval. Fajar/Fikri kehilangan momentum permainan namun kembali bisa mengejar dan mengemas kemenangan straight games.

"Tadi setelah tertinggal 8-11 di interval, kami komunikasi dengan partner dan pelatih untuk bagaimana keluar dari tekanan dan strategi yang diterapkan cukup baik. Dari situ kami mulai percaya diri lagi dan bisa menyamakan poin. Setelah itu kami ambil risiko dengan terus menekan," kata Fikri.