Fikri menimpali bahwa lawan mereka menerapkan pola permainan berbeda dari saat terakhir mereka bertemu dalam Asian Games 2026.

“Di Nagoya laju bola cukup berat sedangkan di sini kencang jadi tadi kami nggak banyak rally, lebih banyak pukulan satu-duanya dan mereka lebih kewalahan menghadapinya, mereka tertekan terus,” ujar Fikri.