"Jadi hal seperti ini sudah biasa, mau partai berapa pun memang menentukan jadi secara mental saya fokus dengan pertandingan saya saja."
Meski begitu, secara keseluruhan Fikri mengaku belum puas dengan permainannya. Ia masih banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Yang cukup disayangkan di Asian Games pertama saya ini tidak bisa merasakan perkampungan atlet yang terpusat jadi vibesnya sama seperti turnamen bulutangkis biasa," Fikri mengungkapkan.
"Satu hotel dengan pemain-pemain bulutangkis saja, tidak dengan cabang olahraga lain. Itu yang agak membedakan tapi saya tetap bersyukur alhamdulillah bisa main di Asian Games," ujarnya.