NADIKABAR.COM — Sebuah video lawas viral menunjukkan pengusaha karaoke di Kabupaten Demak enggan menutup usaha karaokenya dengan alasan neraka bakal sepi jika semua orang jadi baik. Pria di dalam video tersebut diketahui bernama Mukhlis.
"Ada rembulan ada matahari, ada surga ada neraka, lha kalau kok suruh orang kok yang baik semua ya sudah kiamat sejak dulu to pak, lha nerakanya yang ngisi siapa? Orang jelek semua ya sudah kiamat sejak dulu, ya to? Harus ada keseimbangan, begitu to pak. Menolak karena ini hak milik saya," ucap pria dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @tegalhariini.
Plt Kasat Pol PP Demak, Agus Sukiyono mengatakan, sosok pria berbaju merah dan bertopi hitam itu adalah Mukhlis yang dulunya merupakan pemilik usaha Karaoke. Sedangkan kejadian dalam video merupakan aksi protes penegakan peraturan daerah setempat sudah terjadi beberapa tahun lalu.
"Jadi waktu itu saya belum di Satpol PP karena saya di Satpol PP itu baru 5 tahun yang lalu, itu kejadiannya 10 tahun yang lalu tapi semua orang tahu," kata Agus dilansir NadiKabar, Senin (5/10/2026).
"Pada saat itu ada namanya pengusaha karaoke namanya Mukhlis. Jadi waktu itu demo di kabupaten. Ada demo tentang supaya karaoke itu bisa hidup, izin dipermudah kepada bupati," imbuhnya.
Agus menjelaskan, Mukhlis saat itu sempat ditemui pihak Pemkab Demak. Kemudian usai aksi, Mukhlis memberikan keterangan kepada wartawan seperti pada video yang beredar.
"Di situlah dia marah-marah ngono kepada semua orang biar wartawan ngerti. Ngomong pada wartawan ngomongnya itu, ada surga neraka lah segala macam," ujar Agus.
Mukhlis memang cukup dikenal karena dia merupakan mantan lurah. Namun Agus menyebut setelah penegakan Perda, usaha karaoke Mukhlis tidak lagi berjalan.
"Sudah tujuh tahun lebih itu enggak usaha karaoke tampaknya sudah istikamah enggak usaha itu lagi," imbuhnya.