Guncangan gempa dirasakan warga di sejumlah wilayah. Warga Labuan Bajo, Manggarai Barat, juga merasakan getaran kuat dan sempat berlari keluar rumah.

Karolina, salah seorang warga Labuan Bajo, sedang menyuapi anaknya ketika gempa terjadi. Dia langsung membawa anaknya keluar rumah.

"Guncangan keras sekali. Saya sedang suap anak, langsung lari keluar," ujar Karolina, Minggu (4/10/2026).

BMKG mencatat gempa dirasakan pada skala IV hingga VI Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala VI MMI, seluruh penduduk dapat merasakan getaran dan sebagian besar warga terkejut hingga berlarian keluar rumah.

Guncangan gempa juga menyebabkan kerusakan pada bangunan di wilayah Perokonda. Kerusakan dilaporkan terjadi pada satu sekolah dan dua rumah warga.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan kerusakan tersebut terjadi di SD Islam dan dua rumah warga.