NADIKABAR.COM — Harapan seorang ibu rumah tangga di Kota Malang, IYW, agar putranya MRR bisa menempuh pendidikan kedokteran di China, berubah menjadi petaka. Ia justru kehilangan uang dalam jumlah besar setelah diduga ditipu Kepala Desa (Kades) asal Banyuwangi berinisial AS (34) yang menawarkan program beasiswa kedokteran di China.
IYW sebelumnya percaya putranya akan mendapatkan beasiswa penuh hingga bisa kuliah kedokteran di Hainan Medical University, tetapi berbagai kejanggalan mulai muncul sejak proses keberangkatan hingga anaknya tiba di China.
Belakangan, korban mengetahui program yang diikuti putranya bukan kuliah S1 Kedokteran langsung seperti yang dijanjikan, sementara uang yang telah disetorkan diduga digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi.
Kasus ini bermula ketika IYW mendapat informasi mengenai program beasiswa bertajuk "Kuliah Hebat" dari seorang guru SMA Negeri di Malang, kemudian MRR menghubungi nomor yang tertera dalam brosur karena korban ingin memberikan pendidikan terbaik bagi putranya.
Dalam percakapan melalui telepon, AS mengaku sebagai perwakilan PT Indo Universia Multinasional dan menawarkan beasiswa penuh untuk kuliah kedokteran di Hainan Medical University.
"Modus tersangka adalah menawarkan beasiswa kuliah kedokteran di Cina dan korban diminta mengeluarkan sejumlah uang yang sudah dibayarkan," beber Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Rahmad Aji Prabowo.
Tergiur dengan tawaran tersebut, korban menyepakati paket administrasi senilai Rp 150 juta yang dibayarkan secara bertahap, mulai uang muka Rp 4 juta pada 25 Juni 2025 hingga pembayaran Rp 100 juta pada akhir Juli 2025 melalui rekening PT Indo Universia.