Identitas perempuan yang disebut Irene serta hubungan dengan pria yang dimaksud dalam pesan tersebut belum mendapat penjelasan dari pihak-pihak terkait.
Karangan bunga tersebut tidak bertahan lama berada di halaman PN Surabaya karena belum sampai hitungan jam sudah dipindahkan oleh petugas keamanan.
Meski demikian, kemunculannya sempat menjadi perhatian orang-orang yang berada di lingkungan PN Surabaya sebelum akhirnya karangan bunga itu tidak lagi berada di lokasi.
Humas PN Surabaya Pujiono membenarkan adanya karangan bunga tersebut, tetapi memastikan pesan yang tertulis di dalamnya tidak berkaitan dengan hakim, karyawan, maupun pekerja di lingkungan PN Surabaya. Menurutnya, karangan bunga itu dikirim oleh pihak luar untuk seseorang yang memang biasa datang ke PN Surabaya.
"Tidak ada hubungan dengan PN, Mas," kata Pujiono saat dikonfirmasi NadiKabar, Selasa (8/9/2026).