"Nah, mungkin sekarang itu sudah pada gede, terus pas air kolam surut ikannya muncul ke atas ke pinggir kolam," tuturnya.

Ukuran tubuh ikan tersebut membuat warga kesulitan memperkirakan bobot pastinya. Yoga memperkirakan masing-masing ikan bisa memiliki berat hingga sekitar 10 kilogram.

"Sampai 10 kilogram mungkin ada, ya, soalnya saya pegang juga berat," ungkapnya.

Jika benar ikan tersebut merupakan kakap putih, keberadaannya di kolam air tawar bukan sesuatu yang mustahil. Berdasarkan informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kakap putih merupakan ikan yang memiliki kemampuan beradaptasi di lingkungan air laut maupun air tawar.

Kakap putih dikenal sebagai ikan katadromus. Ikan ini berkembang biak di laut, sementara sebagian fase pertumbuhannya berlangsung di sungai atau perairan tawar.

Menariknya lagi, kakap putih memiliki karakter biologis yang tidak biasa. Ikan tersebut terlahir sebagai jantan dan dapat berubah menjadi betina ketika memasuki fase dewasa.

Keunikan itu membuat kemunculan ikan yang diduga kakap putih di kolam Desa Tamansari semakin menarik perhatian. Apalagi, ukurannya yang tak biasa membuat warga bertanya-tanya, sudah berapa lama ikan tersebut bersembunyi di dalam kolam hingga akhirnya muncul ketika air mulai menyusut.