NadiKabar mengonfirmasi langsung ke Gus Kautsar dan membenarkan status istrinya tersebut. Ia menegaskan memang tidak pernah merasa menulis artikel untuk buku "Islam Ala Prabowo".

3. Gus Kautsar ungkap pernah ada utusan penulis wawancara

Gus Kautsar menjelaskan, sekitar pertengahan 2024, dirinya pernah menerima kedatangan utusan salah satu penulis buku. Saat itu, orang tersebut datang bersama keluarganya ke Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Kautsar mengaku mendapat sejumlah pertanyaan mengenai pandangan pesantren terhadap kebangsaan, keberagaman, kebinekaan, serta bagaimana pesantren turut mengisi dan merawat kemerdekaan Indonesia.

"Jadi bukan masalah keberatan atau tidak. Kita itu tahun 2024, pertengahan, ada orang utusan salah satu penulis itu datang ke sini. Kemudian tanya terkait keindonesiaan, bagaimana posisi pesantren, merawat kemerdekaan," kata Gus Kautsar kepada NadiKabar, Senin (7/9/2026).

"Karena wawancaranya waktu itu adalah wawancara terkait masalah kebangsaan. Bagaimana pandangan pesantren terkait keberagaman, kebinekaan, kemudian bagaimana mengisi kemerdekaan," imbuhnya.

4. Gus Kautsar tak diberitahu wawancara dalam rangka penyusunan buku

Dalam perbincangan tersebut juga sempat muncul pertanyaan mengenai sejumlah program pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto. Namun, Gus Kautsar mengaku tidak mengetahui bahwa wawancara tersebut merupakan bagian dari proyek penyusunan buku Islam ala Prabowo.