Sementara itu Rais mengatakan Farel selama ini selalu berusaha berpikir positif terhadap keluarganya. Oleh karena itu, Farel awalnya sulit mempercayai kabar penjualan aset tersebut.
"Dia itu gak gampang berpikiran negatif. Makanya kontak pembelinya saya kasih langsung dan dia bicara langsung. Tadinya dia selalu berusaha, 'Gak mungkin, gak mungkin'. Ternyata benar terjadi," ujar Rais.
Menurut Rais, persoalan aset Farel bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut sebelumnya ada sapi-sapi milik Farel yang juga dijual oleh pihak keluarga.
"Farel selalu baik gitu. Tapi ya kecewa kan akhirnya," katanya.
Rais mengatakan pihaknya kini telah meminta bantuan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas untuk menindaklanjuti persoalan aset tersebut. Farel disebut telah menyampaikan kronologi kejadian dan kondisinya kepada pihak kementerian.