"Untuk penanganannya sekarang kita udah minta bantuan hukum dari Pak Menteri Hukum. Pak Menteri sendiri sudah mulai proses, sedang diproses," jelas Rais.

Meski demikian, Rais belum bisa memastikan apakah tanah tersebut nantinya dapat kembali menjadi milik Farel. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu proses yang sedang berjalan.

"Seperti apa kejadiannya saya belum paham ya karena sudah dalam proses. Jadi nanti mungkin hasilnya setelah proses ini berakhir," tuturnya.

Rais menegaskan pihaknya berharap tanah tersebut bisa kembali kepada Farel. Menurutnya, aset itu merupakan hasil kerja keras Farel sejak kecil dan dibutuhkan untuk masa depannya.

"Ya tentunya pasti penginlah karena kan itu emang keringatnya Farel. Keringatnya Farel yang dikumpulkan dari kecil, dari terbang dari satu kota ke kota yang lain. Tentunya kan dia membutuhkan itu untuk masa depannya masih panjang," pungkasnya.