NADIKABAR.COM — Tunggal putra junior Indonesia Fathurachman mengaku harus mengatasi ketegangan saat menjalani pengalaman pertamanya tampil dalam pertandingan beregu level dunia pada BWF World Junior Team Championships 2026.
Fathurachman dipercaya menjadi pemain penutup gim kedua ketika Indonesia menaklukkan Azerbaijan 2-0 pada pertandingan Grup C2 di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir, Senin.
“Jadi penutup laga rasa tegangnya pasti ada, apalagi ini pertama kalinya saya berjuang di pertandingan beregu membawa nama Indonesia,” kata Fathurachman dalam keterangan PP PBSI, Senin.
Fathurachman turun pada sektor tunggal putra saat Indonesia telah unggul 44-8 dan kemudian menuntaskan gim kedua dengan skor 55-11 atas Amirkhan Imanov.
Dia mengatakan tekanan muncul karena baru pertama kali dipercaya membawa nama Indonesia dalam pertandingan beregu di ajang kejuaraan dunia junior.