Kewaspadaan serupa juga disampaikan pemain FC Seoul, Cheong Seong-hoon. Ini menjadi pengalaman pertamanya menghadapi klub asal Indonesia. Seong-hoon mengaku mulai mempelajari Persib setelah undian ACL 2 mempertemukan kedua tim.

Bahkan, analisis video yang dilakukan FC Seoul sehari sebelum pertandingan semakin membuatnya menyadari kualitas pemain Persib.

"Ini juga pertama kalinya bagi saya menghadapi tim asal Indonesia. Setelah hasil pembagian grup keluar, saya mencoba mencari tahu dan mempelajari tentang mereka. Saya merasa mereka adalah tim yang sangat bagus," kata Seong-hoon.

"Hari ini, saat kami melakukan sesi analisis video, saya melihat para pemain mereka memiliki kemampuan individu dan kondisi fisik yang sangat baik," lanjutnya.

Ada dua aspek yang secara khusus menjadi perhatian Seong-hoon. Pemain FC Seoul itu menyebut bola mati dan tekanan individu Persib sebagai hal yang harus diantisipasi.

"Oleh karena itu, secara khusus kami harus sangat memperhatikan situasi set-piece (bola mati) serta tekanan (pressure) individu dari mereka," ujarnya.

Meski mengakui kekuatan Persib, Seong-hoon tetap percaya diri dengan persiapan FC Seoul. Dukungan suporter di Seoul World Cup Stadium juga ingin mereka balas dengan kemenangan.

"Namun, karena para pemain di tim kami telah melakukan persiapan dengan sangat baik, kami akan berusaha sekuat tenaga pada pertandingan besok agar dapat memberikan kemenangan sebagai balasan kepada para penggemar," katanya.