Keberhasilan ini sekaligus menghapus kutukan panjang. Pasalnya, terakhir kali raksasa Turki ini menginjakkan kaki di babak utama kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut adalah pada musim 2008/2009 silam.
Selama hampir dua dekade, langkah Fenerbahce selalu terjegal di fase kualifikasi. Alih-alih bersaing di kasta tertinggi, mereka justru lebih sering "terlempar" dan bermain di Liga Europa sejak tahun 2009.
Menariknya, kelolosan Fenerbahce musim ini membuat mereka menyusul sang rival abadi, Galatasaray. The Lions sendiri sudah lebih dulu mengamankan tempat di putaran final setelah menyabet gelar juara Liga Turki musim lalu.