"Program ini diharapkan dapat menjawab dua persoalan sekaligus, yakni masalah sampah plastik dan antrean bahan bakar minyak (BBM) di Bali," kata Ferry.
Sebelumnya, pada kesempatan terpisah, dalam acara UNPAD Menyapa Bali 2026 di Bali, Ferry juga turut mengajak para alumni dan civitas akademika UNPAD agar terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Pemerintah di bawah arahan Presiden RI Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya.
Rektor UNPAD Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyampaikan universitas tidak akan maju tanpa alumni yang kuat, merujuk pada contoh perguruan tinggi seperti Harvard dan MIT. Ia menilai kepemimpinan Ferry membuat IKA UNPAD kian kuat dengan hadirnya kepengurusan di berbagai provinsi.
"UNPAD kini memiliki sekitar 40.000 mahasiswa dan 400.000 alumni. Di tingkat nasional, UNPAD berada di urutan keenam dari sekitar 4.000 perguruan tinggi di Indonesia," ucap Arief.