"Melalui festival yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026 ini, kita merayakan keberagaman sekaligus memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika di antara kita," katanya.

Dharma menjelaskan, pengembangan kawasan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan penyediaan hunian, tetapi juga perlu memperhatikan kehidupan sosial masyarakat.

"Sehingga menciptakan lingkungan yang hidup, menyatukan masyarakat, serta menghadirkan ruang bagi beragam budaya dan komunitas untuk tumbuh bersama," ucap Dharma.

Dia berharap, Jakarta Garden City dapat terus berkontribusi terhadap perkembangan Jakarta Timur, tidak hanya melalui pembangunan kawasan, tetapi menghadirkan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi.