Di tengah kemeriahan tersebut, stand UMKM menjadi salah satu bagian yang turut mendapat perhatian. Kehadiran stand memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung Festival Omah Sawah.
Heru mengatakan, keberadaan UMKM sengaja menjadi bagian dari festival agar kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak ekonomi.
"Festival ini bukan hanya soal lomba dan hiburan. Kami juga ingin memberikan dampak ekonomi kepada warga. Dengan adanya stand UMKM, masyarakat bisa berjualan, memperkenalkan produknya dan mendapatkan tambahan penghasilan," jelasnya.
Menurutnya, ramainya masyarakat yang datang selama rangkaian kegiatan menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan. Produk-produk warga pun dapat lebih dikenal oleh masyarakat yang hadir.
Selain menggerakkan ekonomi, Festival Omah Sawah juga menjadi ruang pelestarian budaya dan kebersamaan masyarakat. Warga dapat terlibat secara langsung, baik sebagai peserta lomba, pelaku seni maupun pelaku usaha.