NADIKABAR.COM — Festival Pertengahan Musim Gugur di China menjadi momentum yang mempertemukan kerinduan terhadap keluarga dan kebersamaan lintas budaya, termasuk bagi mahasiswa Indonesia yang merayakannya bersama teman-teman dari berbagai negara di Universitas Tianjin.Beatrice Faustina Jesslyn, seorang pelajar Indonesia berusia 19 tahun, menyanyikan lagu berbahasa Mandarin bersama teman-teman sekelasnya dari berbagai negara dalam acara gala Festival Pertengahan Musim Gugur yang digelar oleh Universitas Tianjin.
Sesaat setelah pertunjukan berakhir, dia melakukan panggilan video dengan keluarganya. Sambil mengarahkan kamera ke panggung dan kerumunan orang di belakangnya, dia berbagi cerita tentang suasana perayaan festival di China."Kami berasal dari berbagai negara, tetapi kami menyanyi bersama dalam bahasa Mandarin. Hal itu sendiri terasa benar-benar seperti sebuah kebersamaan," ujar Jesslyn sebagaimana warta Xinhua.
Sebelum datang ke China, pemahamannya tentang Festival Pertengahan Musim Gugur hanya terbatas pada Bulan dan kue bulan. Suatu ketika, seorang teman mengundangnya ke rumah untuk merayakan festival tersebut.Pengalaman itu benar-benar membuatnya mengenal festival tersebut secara lebih dalam. Keluarga temannya menyediakan tempat duduk khusus untuknya, dan dengan hangat memperkenalkannya pada berbagai jenis kue bulan dengan isian berbeda."Pada saat itu, meskipun saya jauh dari keluarga saya di Indonesia, saya merasakan kehangatan di China yang terasa seperti di rumah," ujar Jesslyn. "Kue bulan bukan sekadar makanan penutup. Bentuknya yang bulat melambangkan kebersamaan keluarga dan kehidupan yang utuh serta sempurna."Sebagai salah satu festival tradisional terpenting bagi bangsa China, Festival Pertengahan Musim Gugur berawal dari tradisi pemujaan Bulan pada zaman kuno, ketika masyarakat berdoa memohon panen yang melimpah dan kedamaian. Pada masa Dinasti Tang, pemujaan Bulan secara bertahap berkembang menjadi tradisi menikmati keindahan Bulan. Pada masa Dinasti Song, festival tersebut secara resmi menjadi sebuah hari raya.