"Kami ingin Festival SenengSoccer menjadi pintu masuk bagi para siswi untuk mengenal dan menikmati sepak bola sejak dini. Melalui berbagai aktivitas di lapangan, mereka bisa belajar keterampilan dasar sekaligus menunjukkan minat dan potensi yang dimiliki. Selanjutnya, sekolah dapat mengambil peran dalam mengembangkan potensi tersebut melalui latihan rutin dan pembentukan tim sepak bola putri. Dengan begitu, pengalaman yang didapatkan dalam festival ini bisa menjadi awal dari proses pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan siswi untuk berpartisipasi dalam kompetisi KU 10 MilkLife Soccer Challenge," ujar Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, dalam rilisnya.
Di Festival SenengSoccer ini, Naufalyn Fikria Rabbani dari SDN Cipulir 03 menjadi peserta tercepat dengan catatan waktu 35.52 detik. Ia mengungguli Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi) dengan torehan waktu 41, 76 detik, dan Shanum Zalika Khattab dari SDN Duren Sawit 01 yang punya catatan waktu 42,90 detik.
"Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, misalnya dari mengoper bola, menggiring bola, dan menendang ke gawang. Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat," ucap Naufalyn.