"Keikutsertaan para pembalap nasional tersebut dalam SRX Cup, menjadi langkah positif untuk memperluas pengalaman kompetisi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan motorsport internasional, khususnya FIA Rallycross World Cup," tutur Moreno.
"Momentum ini juga menjadi peluang strategis untuk menunjukkan potensi Indonesia sebagai pasar baru bagi perkembangan rallycross di Asia," tambahnya.
Dengan panduan dari IMI, Kelas UTV yang diperlombakan adalah mobil balap yang biasanya berkompetisi di ajang Kejurnas Speed Offroad. UTV adalah kendaraan off-road roda empat yang dirancang khusus untuk operasional di medan yang berat dan menuntut performa tinggi.
Kelas RC4 dan FWD mengacu pada kejuaraan rally dan sprint rally di Indonesia. Kedua kelas tersebut merupakan kendaraan dengan penggerak roda depan, tetapi telah dimodifikasi dengan tenaga yang lebih besar dan penyetelan suspensi yang disesuaikan dengan jenis lintasan rally. Menurut rencana, balapan untuk supporting race tersebut akan dilakukan dalam empat tahapan. Setelah free practice,para pembalap nasional akan berlaga di Babak Kualifikasi, Perempat Final, Semifinal, dan Final. Durasi setiap balapan sekitar 3 - 5 menit, dengan putaran lap sebanyak 4 - 7 kali, dan wajib mengambil satu kali joker lap.