"Kini mereka mungkin akan bermain di hadapan 70.000 penonton, jadi tekanannya kini lebih besar saat melawan Indonesia ketimbang di pertandingan pertama," katanya, mengutip Banglanews24.
"Kami berjuang karena kami mewakili negara kami. Jadi, semua orang harus meningkatkan performa, berjuang, dan melihat sejauh mana kami bisa melangkah," seru Dooley, yang juga mantan penggawa Schalke 04 dan Bayer Leverkusen itu.
Lebih lanjut, Dooley juga menampik timnya sudah kurang termotivasi karena berstatus underdog di Grup A. Ia justru mengatakan, Bangladesh bakal memberikan kejutan buat Indonesia.
"Gagasan bahwa para pemain tidak termotivasi itu sepenuhnya salah, dan Anda bisa melihat video rapat kami. Saya tidak tahu siapa yang mengatakan bahwa kami kurang termotivasi karena kami adalah tim underdog. Ini semua hanyalah permainan psikologis," katanya.