Namun, pada FIFA ASEAN Cup perdana ini, kata dia, Herdman dapat menurunkan skuad penuh, termasuk pemain-pemain utama yang berkarier di Eropa karena ajang ini masuk kalender resmi FIFA.

Skuad Garuda diisi para pemain yang sudah dikenal Herdman selama beberapa bulan menangani Indonesia, dan sebagian sudah dipanggil membela timnas pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Oleh sebab itu, kata dia, turnamen terbesar di Asia Tenggara itu menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menunjukkan kualitas kepelatihannya dengan meraih hasil yang signifikan. Menurutnya, final adalah posisi yang tidak bisa ditawar.

"Tapi bahkan kalau bagi sebagian orang sih menganggap harusnya juara, karena kalau cuma masuk final kan kita sudah sering masuk final," kata Kusnaeni.