Menteri Kebudayaan menyebut biopik "Djamin Setia Selamanya" sebagai contoh praktik baik penggarapan film sebagai media edukasi tentang sejarah perjuangan bangsa.

Para penonton film bisa mengetahui kisah perjuangan rakyat di wilayah Sumatera pada masa agresi militer Belanda setelah menyaksikan "Djamin Setia Selamanya."

"Ini ada perjuangan yang mungkin banyak orang tidak tahu di Sumatera, khususnya di Sumatera Utara dan Aceh, yang dipimpin oleh tokoh-tokoh pejuang Angkatan 45," kata Menteri Kebudayaan.

"Kisah-kisah ini memberikan pengetahuan bahwa perjuangan Jamin Ginting dan perjuangan kemerdekaan kita ini bukan hanya bergolak di tanah Jawa, tapi ada di Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan juga di banyak daerah lain. Tentu sejarah ini penting untuk dilihat, karena periode 1945-1950 merupakan periode penting dalam sejarah Indonesia," ia menjelaskan.​​​​​​​