Namun, justru cerita tersebut membuat Sam tersadar bahwa pekerjaan pertama memang tak menjadi penentu nilai diri.

Dan ia berefleksi, apa pun yang bisa dicoba, jangan takut untuk mencobanya. Sam pun demikian, dari berkarier sebagai pekerja kantoran, lalu menjadi penulis, kreator konten, lalu kini bukunya diadaptasi ke film.

“Saya 11 tahun (bekerja di) korporat, sebelum akhirnya resign. Dulu waktu awal mulai, kerja di bank Jepang. Ya akhirnya, along the years, menyadari bahwa kerja itu mengejar sesuatu. Setiap musim hidup pasti ada bedanya. Usia 20-an mengejar prestise, title di kartu nama. Kalau sudah manajer, beda rasanya kalau ngasih kartu nama. Tapi sekarang mungkin sudah masuk 30-an akhir, ngejar balance. Balance dan aktualisasi diri,” cerita Sam.

Film "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?" merefleksikan nilai-nilai yang ditulis Sam di bukunya. Mulai dari persaingan di dunia kerja, nilai-nilai pantang menyerah, dan potret realitas kehidupan warga Jakarta dalam mencari kerja.