"Rekomendasi banget ka buat warga Makassar maupun di luar Kota Makassar. Ini film keren banget, worth it banget kita nonton," lanjutnya.

Film drama komedi keluarga karya Andi Burhamzah yang ditulis oleh Tumming, Abu, dan Chairul Rizal Juanda ini mengangkat kisah pengorbanan Ulla sebagai anak sulung setelah ayahnya meninggal secara mendadak. Ia harus memikirkan kebutuhan keluarga, termasuk kedua adiknya, Imma (Jasmin Risach) dan Ikbal (M Aqif Difullah).

Sebelum kepergian sang ayah, kehidupan mereka memang serba pas-pasan karena ayahnya hanya bekerja sebagai guru honorer. Terlebih, sang ibu telah lebih dahulu meninggal dunia. Setelah sang ayah pergi, berbagai persoalan pun datang bertubi-tubi dan membuat kehidupan keluarga tersebut semakin sulit.

Film ini tak hanya memotret perjuangan seorang anak sulung, tetapi juga menyentuh realitas kehidupan guru honorer serta kehangatan hubungan antar saudara. Namun, cerita filmnya pun mengajak penonton melihat bahwa di tengah berbagai tekanan hidup, masih ada ruang untuk menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana.

Tak sekadar menyuguhkan drama keluarga yang menyentuh, Jangan Lupa Bahagia juga menghadirkan nuansa lokal melalui karakter dan cara bertutur yang lekat dengan keseharian masyarakat Sulawesi. Sentuhan tersebut membuat kisah keluarga dan dinamika kehidupan sehari-hari terasa lebih dekat dan ringan, meski tetap mengangkat berbagai persoalan yang cukup kompleks.

Penasaran dengan kisah Ulla dan keluarganya? Jangan lupa saksikan film Jangan Lupa Bahagia mulai 10 September 2026 di seluruh bioskop Indonesia, ya, pembaca!