"Ekspektasinya semua orang bisa menikmati dan ikut nari-nari di dalam bioskopnya," tutur Kristo.

Melalui kolaborasi ini, keindahan latar Danau Toba dan Pulau Samosir akan dipadukan dengan aransemen musik dari Viky Sianipar.

Proyek layar lebar produksi Imajinari itu diharapkan tidak hanya memicu rasa bangga bagi masyarakat suku Batak, melainkan juga memotivasi para sineas Indonesia untuk terus mengeksplorasi medium film musikal dengan berbagai kekayaan cerita Nusantara.

Sinema komedi romantis berbalut budaya itu dijadwalkan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia secara serentak mulai 26 November 2026.