NADIKABAR.COM — Partai final Superliga Junior 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, didominasi klub bulu tangkis Indonesia dari berbagai kelompok usia, di samping dua klub luar negeri dari Malaysia dan China Taipei.
"Persaingan tahun ini semakin ketat dengan kehadiran tim luar negeri di tiga kelompok usia, yakni U-15, U-17, dan U-19 putra maupun putri," kata Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026 Yuni Kartika di Kudus, Sabtu.
Menurut dia hadirnya tim luar negeri seperti C.Y Foundation Badminton China Taipei dan Bukit Jalil Sports School Malaysia yang melaju ke final menjadi bukti meningkatnya persaingan.
"Ini positif karena atlet Indonesia bisa menambah pengalaman menghadapi lawan yang lebih kuat," kata Yuni.
Menurut dia, panitia berencana mengundang lebih banyak klub luar negeri dengan kualitas pemain yang lebih baik tahun mendatang sehingga atlet muda Indonesia dapat mengasah kemampuan teknik dan mental bertanding.