"Bapak/Ibu lurah yang sehari-hari memang bersentuhan langsung dengan warganya, kami merasa PR ini memang sangat relate dan insya Allah bisa membantu Bapak/Ibu dalam menjalankan tugas-tugas kesehariannya lebih baik lagi," ucap Faisal.
Pelatihan ini membahas delapan unit kompetensi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) bidang kehumasan melalui tiga jam pembelajaran konsep, praktik, dan simulasi. Pelatihan dipimpin oleh Ketua Bidang Pelatihan Kehumasan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) Willy Bachtiar.
Harapannya, lurah dapat memetakan pemangku kepentingan dan menyusun rencana program dengan lebih komprehensif setelah mengikuti pelatihan ini. Pengelolaan kanal resmi hingga pemantauan percakapan digital juga menjadi kemampuan yang akan diasah dalam pelatihan kehumasan ini.
Pelatihan kehumasan menjadi salah satu bagian dari rangkaian BSA 2026. Sebelumnya, para finalis BSA 2026 juga sempat mengikuti pelatihan komunikasi pada Selasa (13/10) lalu.