NADIKABAR.COM — Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Wibawa mengatakan 5 dari 9 titik api (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak telah padam. Empat hotspot sisanya ditargetkan padam besok.

"Mudah-mudahan didukung dengan cuaca, apabila angin juga tidak kencang, 4 titik yang tersisa mudah-mudahan besok bisa terselesaikan," kata Kombes Ketut Gede, Jumat (11/9/2026).

Proses pemadaman dimulai sejak pagi tadi menggunakan cairan X Fire. Dia mengatakan cairan tersebut sangat efektif untuk memadamkan kebakaran.

"Kita praktikkan di lapangan dan cairan tersebut sangat bermanfaat dan perubahannya sangat signifikan kalau dibandingkan dengan menggunakan air biasa," ujarnya.

Dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini kepolisian bekerja sama dengan Pemprov Daerah, BPBD, TNI, Manggala Agni, beserta unsur masyarakat. Ketut mengatakan pemadaman juga dilakukan melalui udara.

"Selain menggunakan X Fire, kita juga didukung oleh Mabes Polri, dari Bapak Kapolri melalui Aslog Mabes Polri, kita dalam penanganan pendinginan titik api di hutan Dayun ini, kita menggunakan drone yang disambungkan dengan air," ucapnya.

Dia mengatakan drone itu dinaikkan pada ketinggian 16 meter lalu menyiram air ke titik api yang ada di bawah. Bantuan drone tersebut, lanjutnya, efektif menggapai titik api yang sulit dijamah.

"Itu juga sangat membantu kami. Kalau kita lihat, medannya sangat berat. Kita memang benar-benar masuk ke wilayah hutan yang benar-benar hutan yang belum terjamah sama manusia," ungkapnya.