NADIKABAR.COM — Pebulu tangkis putra Indonesia Rayhan Pandu Aksara memprioritaskan peningkatan kemampuan teknik melalui latihan tambahan sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games/YOG) 2026 di Dakar, Senegal.
"Kalau dari saya lebih banyak tambahan di teknik, soalnya kalau dari sisi fisik, sepertinya sudah bagus," kata Rayhan seusai mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Indonesia di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta, Jumat.
Menurut Rayhan, penguatan teknik menjadi perhatian utama karena kondisi fisiknya dinilai sudah cukup baik setelah menjalani program latihan bersama tim pelatih.
Atlet berusia 17 tahun itu mengatakan dirinya juga menjalani latihan tambahan secara mandiri di luar program rutin yang diberikan pelatih guna meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan tingkat dunia.
Pada YOG 2026, Rayhan akan bertanding pada nomor tunggal putra dan menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia pada cabang bulu tangkis.
Ia akan tampil bersama Miftaqul Putri Ayudis yang turun pada nomor tunggal putri. Kedua atlet tersebut akan didampingi seorang pelatih selama mengikuti pertandingan di Senegal.
Rayhan mengaku antusias karena ajang tersebut akan menjadi pengalaman pertamanya tampil dalam turnamen internasional.
Siswa kelas XII sekolah menengah atas (SMA) di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, itu menyadari pentingnya menerapkan hasil latihan saat menghadapi lawan di lapangan.
Karena itu, ia bertekad bermain lepas tanpa terbebani ekspektasi berlebihan, tetapi tetap berusaha menampilkan kemampuan terbaik.
YOG 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November di Dakar, Senegal, dengan Indonesia mengirimkan 12 atlet yang terdiri atas enam putra dan enam putri.
Mereka akan bertanding dalam sembilan cabang olahraga, yakni skateboard, bulu tangkis, renang, atletik, balap sepeda, judo, berkuda, triatlon, dan wushu.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berjumlah 31 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, ketua kontingen (chef de mission/CdM), dan ofisial.
Rombongan dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai Sabtu (24/10), menyesuaikan dengan jadwal pertandingan masing-masing cabang olahraga.