Hingga September 2026, posisi wholesale funding BTN tercatat sebesar Rp52,29 triliun, meningkat dibandingkan posisi Januari 2026 sebesar Rp40,74 triliun.
BTN juga menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2026 senilai Rp2 triliun.
Menurut Ramon, diversifikasi sumber pendanaan diperlukan agar BTN memiliki kapasitas yang semakin kuat untuk menopang pertumbuhan pembiayaan, terutama dalam menjalankan peran strategis Perseroan di sektor perumahan.
βDengan akses pendanaan yang semakin luas, kami optimistis dapat memperbesar kontribusi BTN dalam mendukung Program 3 Juta Rumah dan membuka akses pembiayaan hunian bagi lebih banyak keluarga Indonesia,β ujarnya.