Sementara ketika berada di Jeddah, Fitri kembali menjalankan perannya sebagai istri dengan membantu memenuhi kebutuhan sang suami. Ia mengaku tetap harus mengurus berbagai keperluan rumah tangga.

"Tapi juga ngerasa wajib ke Jeddah buat ngurus suaminya, kayak nyuciin baju dan masak," lanjut Fitri.

Kesibukan Fitri untuk membagi waktu juga dipengaruhi pekerjaan sang suami yang berprofesi sebagai pilot. Terlebih, jadwal penerbangannya tengah padat pada musim panas atau summer season.

"Jadi emang harus pintar bagi waktu," ungkapnya.