NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari kaburnya Senator dan capres Brasil, Flavio Bolsonaro, ke luar negeri, yang awalnya dilaporkan ke AS, usai kekalahan dalam pilpres 25 Oktober. Trump mengatakan bahwa dirinya akan menyetujui kedatangan Flavio ke wilayah AS.
"Iya, saya akan menyetujuinya," kata Trump kepada wartawan saat diminta tanggapan oleh kabar kaburnya Flavio dari Brasil ke AS, seperti dilansir Reuters, Rabu (28/10/2026).
"Saya pikir, mereka adalah orang-orang yang baik. Pemilu itu sangat aneh, dan saya pikir itu mengerikan. Pemilu itu mendapat tnaggapan yang buruk. Lihat saja apa yang terjadi pada pasar (saham) mereka," ucapnya.
Trump yang pekan ini mengkritik hasil pilpres Brasil, yang disebutnya telah "dicurangi" dan "korup", kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiak siapa pun. Dia mengaku dirinya mengenal Presiden Luiz Inacio Lula da Silva yang memenangi pilpres, juga mengenal Flavio dan ayahnya, mantan Presiden Jair Bolsonaro.
"Ayahnya diperlakukan sangat buruk. Menurut pendapat saya, tapi saya tidak terlibat di dalamnya. Begitulah Brasil. Negara yang berbeda," ujarnya.
Laporan media terkemuka AS, NadiKabar dan Washington Post, yang masing-masing mengutip sumber anonim, sebelumnya menyebutkan bahwa Flavio yang berusia 45 tahun ini telah tiba di AS. Namun belum diketahui di mana tepatnya dia mendarat.