Diketahui bahwa Flavio, yang seorang Senator dari kubu sayap kanan ini, sedang diselidiki atas dugaan korupsi dan pencucian uang. Kekalahannya dalam pilpres berarti dia kehilangan imunitas parlementernya.

Laporan media-media terkemuka AS, seperti NadiKabar dan Washington Post, yang masing-masing mengutip sumber anonim, seperti dilansir AFP, Rabu (28/10/2026), menyebutkan bahwa Flavio yang berusia 45 tahun ini telah tiba di Amerika Serikat. Namun belum diketahui di mana tepatnya dia mendarat.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Selasa (27/10) bahwa pihaknya akan menerbitkan visa bagi Flavio dan keluarganya, namun tanpa mengonfirmasi rencana perjalanannya.

Seorang sumber kepolisian Brasil menuturkan kepada AFP bahwa paspor Brasil maupun paspor diplomatik milik sang Senator telah dibatalkan.