Widodo mengatakan, Kejurnas menjadi sarana untuk mengevaluasi program pembinaan yang dijalankan masing-masing pengurus provinsi. Menurutnya, kualitas pembinaan harus terus ditingkatkan sebagai persiapan menuju PON XXII/2028 di Nusa Tenggara.

"Kami bersyukur bahwa selama pelaksanaan pertandingan dalam Kejurnas kali ini insiden yang terjadi sangat minim. Ini menjadi hal positif dan menunjukkan bahwa aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kompetisi telah menjadi perhatian bersama," ujar Widodo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Kejurnas, termasuk NadiKabar sebagai tuan rumah yang menyediakan venue dan fasilitas pendukung.